• (021)23579915, 23579916
  • sales@sewakamera.com
  • (021)23579915, 23579916
  • sales@sewakamera.com

Canon EOS 70D dengan dual pixel AF, handal buat foto maupun video

 

 

« Kembali

Canon EOS 70D tentu saja hadir sebagai penerus dari EOS 60D, dan kami senang akhirnya Canon memberi modul titik fokus yang setara dengan EOS 7D, suatu hal yang wajar karena modul AF di EOS 60D sudah diwariskan ke generasi dibawahnya yaitu EOS 650D. Selain itu, keluhan atas lambatnya auto fokus saat live-view (dan fokus kontinu saat merekam video) dijawab oleh Canon dengan memberi fitur dual pixel CMOS AF yang menyempurnakan metoda deteksi fasa pada sensor (pertama diterapkan di EOS 650D). Bedanya disini setiap piksel pada sensornya dibagi menjadi dua photo-dioda yang berbeda. Membagi dua photo-dioda untuk tiap piksel memungkinkan deteksi fasa yang lebih akurat dan lebih cepat, walaupun tidak memakai lensa khusus tipe STM. Area kerjanya meliputi 80% dari tengah sensor, sangat lumayan mengingat kebanyakan obyek yang ingin difokus kan berada lebih di tengah.

Penemuan dual pixel AF ini membuat kamera EOS 70D jadi makin handal saat live-view khususnya dalam hal auto fokus. Demikian juga dengan rekaman video, auto fokusnya cepat dan kontinu. Hal ini akan semakin mantap bila memakai lensa khusus STM yang didesain tidak berisik saat auto fokus.


Dari depan nampak hampir sama dengan kamera pendahulunya, baik dari ukuran dan desain secara umum. Bodi kamera EOS 70D mayoritas berbahan plastik yang kokoh, dan sudah didesain untuk tahan cuaca (air hujan dan debu). Dari belakang juga relatif sama, dengan layar LCD lipat dan tata letak tombol yang mirip (sedikit bertukar posisi adalah tombol INFO dan Delete). Seperti kamera 60D, sebagai kendali setting kamera di belakang ada roda putar, dan tetap tidak disediakan joystick. Kini untuk mengunci tombol 8 arah dan roda belakang disediakan tuas fisik bertuliskan Lock yang lebih mudah dioperasikan. Untuk live-view ada tuas mode still atau movie dan ditengahnya ada tombol Start/Stop untuk mulai dan menghentikan rekaman video. Sepintas tata letak tombol-tombol ini mengingatkan kami pada EOS 6D.

Dari semua hal yang bisa dilakukan dengan fitur Wi-Fi pada kamera, yang membuat kami paling antusias adalah koneksi dari kamera ke ponsel cerdas. Karena saat kamera sudah dihubungkan ke ponsel atau tablet, banyak hal yang bisa dikendalikan dari ponsel seperti menjadi kendali remote shutter, live-view dari ponsel, bisa memilih titik fokus di layar ponsel, mengatur shutter/apreture/ISO, Ev, melihat isi foto di kartu memori dan menyalin isinya ke ponsel. Semua dilakukan tanpa kabel, dalam jarak yang lumayan jauh (kami pernah mengujinya hingga jarak 20 meter tanpa masalah). Ingat untuk bisa terhubung dengan ponsel, proses mesti diawali dengan menginstal aplikasi EOS Remote sesuai jenis OS perangkat. Kami pernah coba menginstal yang versi Android tapi belum pernah coba untuk yang memakai Apple atau WP, mestinya sih sama saja.

Kesimpulannya, fitur baru di EOS 70D terbagi dalam dua hal, yaitu untuk mereka yang terbiasa dengan gaya memotret tradisional akan dimanja dengan 19 titik AF di kamera ini. Untuk yang suka memotret dengan gaya live-view atau merekam video akan dimanja dengan dual pixel AF yang cepat dan bisa fokus kontinu (tracking obyek). Bonusnya adalah fitur Wi-Fi yang mungkin tidak setiap orang membutuhkan, tapi bagi sebagian lain fitur Wi-Fi ini bisa jadi sangat membantu pekerjaannya.